Sumber: Yahho.com dan Oleh Clara Moskowitz, penulis LiveScience | LiveScience.com
Jubah tembus pandang, seperti yang dimiliki Harry potter, kini telah berhasil dibuat oleh ilmuwan muggle. Namun, sejauh ini jubah itu hanya bisa bekerja dalam cahaya gelombang mikro, dan cahaya yg tak terlihat
Meski demikian, itu tetap temuan hebat. Para fisikawan yg membuat jubah baru tersebut mengatakan itu adalah langkah maju untuk mewujudkan jubah tembus pandang yg bisa menyembunyikan seseorang di siang hari terang
Temuan itu dibuat dari material yg disebut metascreen, bahan pita tembaga yg ditempatkan ke sebuah film polycarbonate yg lentur. Potongan tembaga itu hanya setebal 66 mikrometer (66 seperjuta meter), sedangkan film polycarbonate hanya seteba; 100 mikrometer, dan keduanya dipadukan dalam pola jaringan diagonal
Biasanya, sebuah jubah jadi tembus pandang karena membelokkan sinar ke sekitar sebuah objek sehingga cahaya tidak menyebar atau memantul, sebuah teknik yg bergantung metamaterial (materi buatan, bukan materi yg ad secara alami) berjumlah besar. Sebaliknya, jubah baru tersebut menggunakan sebuah teknik yg disebut selubung mantel untuk mencegah gelombang cahaya yg terpantul dari objek yg ditutupi, sehingga tidak ad cahaya yg dapat memantul ke mata orang yg memandang objek itu
"Saat bidang yg menyebarkan cahaya dari jubah dan objek tersebut berbaur, mereka saling menhambat dan secara keseluruhan akan menimbulkan transparansi dan tidak dapat terlihat dari semua sudut." Kata Andrea Alu, salah satu peniliti University of Texas di Austin, dalam sebuah pernyataan
Dalam pengujian laboratorium, Alu dan rekan-rekannya berhasil menyembunyikan batang silinder sepanjang 18 cm dalam cahaya gelombang mikro. Mereka mengatakan bahwa teknologi serupa seharsunya akan mampu untuk menyembunyikan objek lainnya yg memiliki bentuk tidak simetris lainnya
"Keuntungan dari jubah untuk menghilang terhadap teknik-teknik yg ad adalah kenyamanannya, serta mudah di buat." Kata Alu
Pada prinsipnya, jenis jubah yg sama bisa digunakan untuk menyembunyikan objek dalam jangkauan cahaya yg dapat terlihat, serta setidaknya bisa bekerja pada objek yg berukuran kecil
Temuan Andrea skk dipublikasikan dalam "New Journal of Physics" edisi 26 Maret




























































